Manchester United Main Tiga Kali Dalam Lima Hari, Solskjaer: Kerjaan Orang Tak Paham Sepakbola!
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, bereaksi keras pasca-timnya “dipaksa” menerima jadwal ekstra padat pada pengujung musim Liga Primer Inggris.
Berturut-turut, Man United akan menghadapi Aston Villa, Leicester City, dan Liverpool dalam rentang 9–14 Mei.
Terdekat, United bakal bersua Aston Villa pada pekan ke-35 di Villa Park, Minggu (9/5) pukul 20:05 WIB.
Kemudian menjamu Leicester pada pekan ke-36 di Old Trafford, Rabu (12/5) dini hari WIB dan menjalani laga tunda pekan ke-34 kontra Liverpool di tempat yang sama, 50 jam berselang.
“Kami telah diperlakukan dengan sangat buruk oleh orang-orang yang duduk di belakang meja, dengan pakaian mereka masing-masing, yang belum pernah bermain sepakbola,” ucap Solskjaer pada sesi temu pers pralaga.
“Saya tidak pernah melihat jadwal sekonyol ini sebelumnya dalam sepakbola modern.”
“Pada musim 1991/92, Man United mengalami situasi yang sangat mirip dan Anda dapat melihat bagaimana hasilnya memburuk.”
“Terlalu banyak risiko cedera. Jadi periode ini akan menjadi rotasi yang banyak,” pungkasnya.
Kala itu, skuad Sir Alex Ferguson kudu jalani empat pertandingan dalam tujuh hari pada pekan terakhir musim. Walhasil, Setan Merah kalah melawan Nottingham Forest dan West Ham. Apes, mereka tergelincir dari puncak klasemen dan gagal juara setelah disalip Leeds United.
Adapun pada lima laga pamungkas musim ini, Man United—yang menempati urutan kedua dengan 67 poin—cuma butuh empat angka untuk memastikan finis di zona Liga Champions.